Deskripsi
Penulis: Lemon Mint
Tebal: 140 halaman
Kafka Hartanto tahu betul bagaimana menjaga penampilan. Seragam yang selalu rapi di tubuh tegapnya, rahang tegas, dan sepasang mata cokelat gelap yang memancarkan ketenangan membuatnya menjadi Customer Service Officer yang sempurna di mata nasabah. Namun di balik keyakinannya membaca situasi dalam hitungan detik, ada satu kesalahan yang menghancurkan segalanya—sebuah keputusan kecil untuk meninggalkan seorang nasabah demi melayani seorang influencer. Nasabah itu adalah Ravelio Bramaseno, pria bertubuh proporsional dengan kulit putih gading dan tatapan tenang yang sulit ditebak. Pria sederhana berkaus polo abu-abu itu ternyata adalah anak pertama keluarga Bramaseno, pemilik kerajaan bisnis yang mampu mengguncang fondasi bank tempat Kafka bekerja hanya dengan satu keputusan.
Video kejadian itu menyebar. Satu cabang mulai goyah. Nasabah lain ikut panik dan menarik dana. Hubungan bisnis bernilai besar terancam putus. Kafka dan Gandi, kepala cabangnya, mencoba segala jalur komunikasi resmi, namun Ravelio memilih diam hingga akhirnya membuka satu pintu: sebuah suite eksklusif di Hotel Arunika Grand. Di sana, malam itu, Kafka tidak lagi berhadapan dengan seorang nasabah biasa. Ia berdiri di ruangan tertutup bersama Lukito, Kristo, dan Audio Bramaseno—tiga pria dengan postur menjulang dan aura dominasi yang memenuhi setiap sudut ruangan. Permintaan maaf sudah terucap, tetapi tatapan-tatapan yang menyapu tubuh Kafka dari ujung rambut hingga ujung kaki mengisyaratkan bahwa malam ini belum berakhir.
Ketika kesalahan profesional membawamu masuk ke dalam ruangan penuh lelaki berwibawa yang menatapmu seperti mangsa, apakah kamu masih yakin bisa keluar dengan cara yang biasa?










Review
Belum ada yang kasih review.