Deskripsi
Penulis: Ree
Tebal: 109 halaman
Rencana Malik untuk memulai lembaran baru di Yogyakarta nyaris sempurna, hingga hujan deras di sebuah kafe di Bandung mempertemukannya dengan Zion. Tatapan lapar dari pria jangkung berjaket kulit basah itu langsung mengunci sasarannya, memicu godaan berani yang berakhir pada satu malam panjang penuh cumbuan memabukkan. Bagi Malik, sentuhan liar dan pesona maskulin sang pria asing hanyalah pelarian sesaat—sebuah memori panas yang seharusnya ia kubur selamanya di kamar hotel.
Namun, takdir rupanya memiliki selera humor yang gelap ketika Zion melangkah santai ke dalam ruang kuliah pascasarjana, membekukan Malik yang kini berdiri di depan kelas sebagai dosennya. Situasi sang profesor muda makin tersudut saat menyadari Zion sengaja menyewa unit apartemen yang balkonnya berhadapan langsung dengan miliknya. Di balik dinding profesionalisme kampus yang Malik bangun dengan susah payah, Zion justru kian gencar melancarkan provokasi; mulai dari tatapan tajam yang seolah menelanjangi di tengah diskusi kelas, hingga godaan-godaan sugestif di koridor yang memancing kembali memori sentuhan mereka.
Zion tak pernah berniat mundur, karena ia tahu persis bagaimana tubuh dosen mungilnya itu merespons di bawah kuasanya. Lantas, seberapa kuat Malik sanggup mempertahankan wibawa akademiknya, jika setiap saat sang mahasiswa terus mendesak untuk menagih sisa malam liar mereka tepat di depan pintu apartemennya?










Review
Belum ada yang kasih review.