Deskripsi
Penulis: Cormac McLaggen
Tebal: 98 halaman
Restoran La Belle Epoque yang elegan seharusnya menjadi panggung bagi sebuah pertemuan formal yang membahagiakan. Anton, dengan segala kegelisahan yang tertahan di balik kemeja rapi yang dikenakannya, duduk menghadap Reza—kekasihnya yang tampak begitu tenang meski mereka akan segera berhadapan dengan tembok besar, yaitu restu orang tua. Di bawah cahaya hangat siang hari dan alunan piano jazz yang melankolis, Anton merasa seolah sedang menanti sebuah penghakiman yang akan menentukan arah masa depannya.
Namun, suasana berubah drastis saat Om Bagus dan Tante Rika tiba. Kehadiran mereka bukan sekadar menambah jumlah orang di meja tersebut, melainkan membawa aura yang menyesakkan sekaligus memikat. Om Bagus, dengan perawakannya yang tegap dan tatapan mata yang seolah mampu menguliti setiap rahasia Anton, memberikan tekanan yang tak kasatmata. Sementara Tante Rika, yang tampak begitu sempurna dengan kecantikan yang hampir tidak manusiawi, menyembunyikan sesuatu di balik senyum ramahnya yang kaku.
Seiring berjalannya makan siang, Anton mulai menyadari bahwa ada dinamika yang ganjil di antara mereka. Percakapan formal yang mengalir di permukaan terasa kontras dengan ketegangan yang merambat di bawah meja. Setiap gerak-gerik, setiap kontak mata yang terlalu lama, dan setiap sentuhan tersembunyi mulai mengaburkan batasan antara perkenalan keluarga dan sesuatu yang jauh lebih gelap. Mengapa Reza tampak begitu santai di tengah situasi yang semakin intim sekaligus mengancam? Dan apa sebenarnya yang dicari oleh orang tua Reza dari sosok Anton?
Di balik kemewahan hidangan dan etiket kelas atas, ada kebenaran yang terkubur rapat. Di meja makan ini, Anton tidak hanya sedang memperjuangkan restu, ia sedang masuk ke dalam labirin yang tidak ia sadari.
Dapatkan ketegangan maksimal dalam kumpulan cerita pendek ini:
1. Ketemu Calon Mertua
2. Bukber
3. Penginapan di Gunung










Review
Belum ada yang kasih review.